Alasan James Cameron Pindah Permanen ke Selandia Baru

Sutradara James Cameron mengungkapkan alasannya memboyong keluarganya untuk pindah dari AS dan menetap di Selandia Baru.

James dan Suzi Amis Cameron di pemutaran perdana Avatar: The Way of Water menganakan busana dari bahan ramah lingkungan. (dok. Tencel)

Catatan: Tulisan saya ini dimuat di Tempo.co, 2 Februari 2026.

SUTRADARA James Cameron bersama keluarga telah menetap secara permanen di Selandia Baru sejak pertengahan 2020. Keputusan ini bukan semata karena keindahan lanskap alam Selandia Baru, tetapi karena apa yang ia sebut sebagai “kewarasan” sulit ia temukan di Amerika Serikat, terutama di era politik yang terpolarisasi.

Demi Menjaga Kewarasan

Dilansir dari People, dalam sebuah wawancara panjang dengan In Depth with Graham Bensinger, Cameron menjelaskan bahwa alasan utama kepindahannya bersama Suzy Amis Cameron dan anak-anak adalah karena pendekatan Selandia Baru terhadap sains dan penanganan pandemi COVID-19 yang efektif, dibandingkan dengan AS.

Ia mengatakan bahwa ketika pandemi mengguncang dunia pada 2020, Selandia Baru bukan hanya berhasil menekan penyebaran virus, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap sains dan kolaborasi sosial, dengan tingkat vaksinasi 98 persen, sangat jauh dari angka vaksinasi AS yang hanya 62 persen. Faktor tersebut membuat Cameron berani menyebut orang-orang di Selandia Baru “sebagian besar waras.”

“Saya di sana bukan untuk menikmati pemandangan, saya di sana untuk menjaga kewarasan,” ujar Cameron ketika pembawa acara menyebut keindahan alam Selandia Baru. Ungkapannya ini kemudian ramai jadi inti perbincangan media internasional.


Selengkapnya, baca versi aslinya di:

Posting Komentar

0 Komentar