Lagu baru Taylor Swift digunakan jadi latar unggahan resmi Gedung Putih yang menampilkan Donald Trump. Swifties mendesak idolanya untuk menggugat.
Catatan: Tulisan saya ini dimuat di Tempo.co dan MSN, tanggal 7 November 2025.
![]() |
| Donald Trump dan Taylor Swift. Shutterstock |
LAGU baru Taylor Swift digunakan di akun resmi TikTok Gedung
Putih. Dilansir dari People, 3 November 2025, akun TikTok Gedung Putih
mengunggah video pendek yang menggunakan lagu "The Fate of Ophelia"
dari album terbaru Swift, The Life of a Showgirl. Video tersebut menampilkan
beberapa potongan gambar Donald Trump dan simbol-simbol kebangsaan Amerika
Serikat.
Lagu Taylor Swift dan Kebencian Donald Trump
Dalam video tersebut tampak foto Trump dari 2023 saat ia
mencium bendera AS, serta cuplikan kampanye yang menampilkan ia bekerja di
restoran cepat saji. Di bagian akhir, tampak juga Wakil Presiden JD Vance dan
istrinya, Usha Vance. Unggahan tersebut diberi keterangan singkat. “OUR VIBES”.
Masih menurut laporan yang sama, unggahan itu dengan cepat
menjadi viral, mendapat lebih dari empat juta penayangan dan setengah juta
likes hanya dalam waktu singkat. Namun, yang memicu perbincangan adalah ironi
di balik pilihan lagu tersebut. Swift sebelumnya diketahui mendukung kandidat
Demokrat, Kamala Harris, pada pemilihan presiden 2024. Sebaliknya, Trump secara
terang-terangan pernah menulis “I HATE TAYLOR SWIFT!” di media sosialnya.
Politik, Pop, dan Pertanyaan tentang Etika
Seperti dilaporkan Daily Mail, penggunaan lagu Swift dalam video resmi Gedung Putih memicu perdebatan terkait etika dan hak cipta. Sampai saat ini belum ada konfirmasi dari pihak Swift atau label rekamannya apakah penggunaan lagu itu telah mendapatkan izin resmi.
Selengkapnya, silakan baca versi aslinya di:

0 Komentar